BREAKING NEWS

PTPP: Pendapatan Naik, Laba Meroket 38,79% Jadi Rp740 Miliar

PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk

PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk. membukukan kenaikan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar 38,79% menjadi Rp740,32 miliar dari tahun sebelumnya Rp533,4 miliar.

Direktur Utama PTPP Bambang Triwibowo mengatakan, kenaikan laba bersih pada 2015 melanjutkan kenaikan laba bersih secara terus menerus perseroan sejak 2012 yang rerata sebesar 30% setiap tahun.

"Keberhasilan ini disebabkan semua program transformasi bisnis PTPP telah berjalan dengan baik dan semua lini bisnis PTPP telah ikut berkontribusi dalam kenaikan laba," katanya dalam keterangan resmi, Kamis (10/3/2016).

Selain itu, sambungnya, program efisiensi perusahaan juga terus dilanjutkan. Pilar-pilar bisnis PTPP disamping konstruksi, juga properti, engineering procurement and construction (EPC), investasi, pracetak dan peralatan.

Sepanjang tahun lalu, pendapatan PTPP melompat 14,4% menjadi Rp14,21 triliun dari Rp12,42 triliun. Sedangkan, beban hanya naik 12,25% menjadi Rp12,21 triliun dari Rp10,87 triliun sehingga laba kotor meroket 29,5% menjadi Rp2 triliun dari Rp1,54 triliun.

Pada saat bersamaan, laba usaha yang dicatat perseroan mencapai Rp1,59 triliun pada 2015, naik 25,92% dari periode sebelumnya Rp1,26 triliun.

Sejumlah proyek yang dikantongi PTPP pada tahun lalu a.l. Tol Bakauheni Rp3,34 triliun, Pembangkit listrik tenaga mesin gas (PLTMG) Gorontalo 120 MW senilai Rp1,6 triliun, reklamasi Mandala City Rp2,5 triliun, dan mobile power plant 500 MW senilai Rp953 miliar.

Kemudian, proyek pelabuhan Kuala Tanjung Rp898 miliar, tol Kualanamu-Tebing Tinggi paket 5 senilai Rp584 miliar, Bandara Kertajati Majalengka Rp571 miliar, St. Moritz Makassar senilai Rp524 miliar, dan Jembatan Kendari Rp464 miliar, serta proyek lainnya.

bisnis.com

Posting Komentar