![]() |
| Grand Kamala Lagoon adalah sebuah persembahan dari Perusahaan konstruksi milik negara PT PP. Properti, PP Properti dengan konsep superblok terbaru di jantung Kota Bekasi. |
PT PP Properti Tbk berencana membentuk perusahaan patungan dengan sebuah perusahaan properti asal Bandung, Jawa Barat.
Perusahaan patungan itu akan menyulap 20 hektare lahan menjadi sebuah kawasan pusat bisnis baru atau central business district (CBD) di Kota Bandung.
Direktur Keuangan PP Properti, Indaryanto, mengatakan perseroan akan menggenggam 51% saham sedangkan sisanya dimiliki mitra.
"Kami sudah teken MoU minggu lalu, tahun ini kami rencanakan membentuk JV (joint venture) sedangkan proyeknya masih dalam tahap desain," ungkapnya kepada Bisnis.com pada Senin (7/3/2016).
Indaryanto menerangkan modal awal perusahaan patungan tersebut dipastikan melampaui Rp100 miliar karena lahan yang akan digarap cukup luas.
Sebelumnya, perusahaan berkode emiten PPRO itu telah membentuk perusahaan patungan dengan PT Kawasan Industri Jababeka Tbk dan PT Sentul City Tbk.
Porsi saham PPRO di dua perusahaan patungan itu mencapai 49%. Modal awal perusahaan patungan dengan KIJA mencapai Rp73,8 miliar sedangkan dengan Sentul CIty mencapai Rp100 miliar.
Indaryanto belum mau mengungkapkan identitas mitra dan lokasi lahan yang akan digarap. Namun, dia menyebutkan lokasi yang akan digarap bersama akan dikembangkan sebagai pusat ekonomi dan pemerintahan baru Kota Bandung.
Untuk tahap awal, PPRO dan mitranya akan membangun apartemen untuk kelas menengah dengan harga sekitar Rp400 juta. Selanjutnya, PPRO berniat membangun hotel dan perkantoran layaknya konsep pembangunan Grand Kamala Lagoon di Bekasi.
Selain di Bandung, PPRO juga menggandeng perusahaan swasta di Pekanbaru, Riau, untuk menggarap lahan seluas 8,3 hektare. PPRO telah menggelontorkan investasi Rp250 miliar untuk pembangunan kondotel dan SOHO (small office home office).
Indaryanto mengungkapkan PPRO memang gencar membentuk usaha patungan untuk mempercepat ekspansi bisnis. Pasalnya, pasokan lahan di lokasi strategis terbilang langka dan mahal. Total dana yang disiapkan untuk penyertaan modal ke perusahaan patungan mencapai Rp600 miliar.
bisnis.com

Posting Komentar