PT PP Properti Tbk. (PPRO) berencana menggalang dana lewat
penerbitan surat utang sebanyak Rp900 miliar dalam bentuk obligasi dan
medium term notes (MTN).
Indaryanto, Direktur
Keuangan PP Properti, mengatakan penerbitan obligasi akan dilakukan
sebelum Juni 2016. Jumlah emisi yang akan diterbitkan mencapai Rp600
miliar dengan tenor lima tahun.
Sementara itu,
penerbitan MTN direncanakan berlangsung pada kuartal IV/2016 dengan
jumlah emisi sebanyal Rp300 miliar dan tenor tiga tahun.
"Untuk obligasi maksimal kami terbitkan Juni 2016. Kami sudah tunjuk underwriternya," jelasnya kepada Bisniss.com, Selasa (22/3).
Indaryanto
menerangkan, PT Danareksa Sekuritas ditunjuk sebagai penjamin pelaksana
emisi utama atau lead underwriter. Selain itu, PP Properti juga
menunjuk tiga underwriter lain, yakni PT Mandiri Sekuritas, PT Bahana
Securities, dan PT Binaartha Parama Sekuritas.
Di
sisi lain, PP Properti menambah rencana emisi MTN tahun ini menjadi
Rp600 miliar. Dalam tiga bulan terakhir, PP Properti telah menerbitkan
MTN sebanyak Rp300 miliar dalam dua tahap.
Seluruh
MTN yang diterbitkan berjangka waktu 18 bulan dengan tingkat kupon
mencapai 10,85%. "Penerbitan itu menggunakan approval yang kami terima
Desember 2015. Kami akan upsize karena dari MTN kami butuh Rp600
miliar," jelas Indaryanto.
Menurut Indaryanto,
dana yang dihimpun dari penerbitan surat utang akan digunakan untuk
modal kerja dengan porsi 33%. Selain itu, sisanya digunakan untuk
refinancing dan penyertaan modal perusahaan patungan dengan porsi sama
rata.
bisnis.com

Posting Komentar