Emiten semen pelat merah, PT Semen Baturaja (Persero) Tbk. membukukan
kenaikan laba tahun berjalan dar operasi yang dilanjutkan 5,4% menjadi
Rp354,18 miliar pada 2015 dari tahun sebelumnya Rp335,95 miliar.
Berdasarkan
laporan keuangan yang dirilis perseroan, Senin (29/2/2016), disebutkan
jumlah laba komprehensif tahun berjalan mencapai Rp348,34 miliar, naik
6% dari tahun sebelumnya Rp328,46 miliar.
Penjualan bersih emiten
semen badan usaha milik negara (BUMN) tersebut naik 20,2% menjadi Rp1,46
triliun sepanjang periode 2015, dari sebelumnya Rp1,21 triliun.
Pada
saat bersamaan, beban pokok penjualan juga meningkat 15,7% menjadi
Rp967,66 miliar dari Rp835,73 miliar. Laba kotor yang diraup SMBR
mencapai Rp493,57 miliar, naik 30% dari tahun sebelumnya Rp379,17
miliar.
Laba usaha yang diraih SMBR mencapai Rp323,26 miliar, naik
27,6% dari sebelumnya Rp253,29 miliar. Laba sebelum pajak mencapai
Rp443,41 miliar dari sebelumnya Rp404,8 miliar.
Hingga 31 Desember
2015, total aset Semen Baturaja mencapai Rp3,26 triliun dari sebelumnya
Rp2,92 triliun. Liabilitas mencapai Rp319 miliar jauh lebih rendah dari
sebelumnya Rp2,9 triliun dan ekuitas Rp2,94 triliun dari Rp2,63
triliun.
Harga saham SMBR pada Senin (29/2/2016), stagnan di level
Rp330 per lembar. Kapitalisasi saham SMBR mencapai Rp3,2 triliun dengan
return 13,4% sepanjang tahun berjalan
BISNIS

Posting Komentar