Kepemilikan 90% saham perusahaan ritel PT Golden Retailindo Tbk.
(GOLL), yang memiliki hak pengoperasioan pusat perbelanjaan Golden
Truly, beralih menjadi milik PT Amanda Cipta Persada.
Kenny Wirya,
Direktur Utama Golden Retailindo, mengatakan pemegang saham perseroan
yakni PT Pasifik Atlanta Retailindo, Kenny Wirya, PT Golden Petra
Sejahtera, PT Sekarbumi Makmur, PT Berkat Propertindo Sejahtera, dan PT
Perkasa Adi Makmur telah meneken penjualan saham pada pada 17 Februari
2016.
Penjualan saham emiten berkode GOLD itu dilakukan kepada PT
Amanda Cipta Perkasa, PT Lancar Distrindo, PT Mulia Sukses Mandiri, PT
Karya Generasi Gemilang, PT Sukses Prima Sakti, dan Jonathan Chang.
Conditional sale and purchase agreement
mengatur rencana penjualan 257,4 juta lembar saham mewakili 90% dari
seluruh saham yang telah dikeluarkan oleh perseroan dari penjual kepada
pembeli.
"Setelah dilaksanakan jual beli saham tersebut, maka
pihak yang akan menjadi pengendali baru perseroan adalah PT Amanda Cipta
Persada," katanya dalam keterbukaan informasi di PT Bursa Efek
Indonesia, Jumat (19/2/2016).
Dia mengatakan, tidak ada hubungan
afiliasi antara pihak pengendali lama dan baru perseroan. Selanjutnya,
pengunduran diri Sulysa dan Poppy Susanti Dharsono selaku direktur
perseroan serta Marzuki Usman dan Riky Winata selaku komisaris akan
berlaku setelah rapat umum pemegang saham (RUPS).
Rencana
pengalihan hak atas merek, hak cipta, aset, dan unit usaha perseroan di
Jalan Gunung Sahari Jakarta Pusat dan Depok, dilakukan secara bertahap
dengan total nila pengalihan tidak lebih dari 20% dari ekuitas.
Dari
data BEI, Golden Retailindo berkantor pusat di Jalan Gunung Sahari
Nomor 59 Jakarta Pusat. Saham GOLD diperdagangkan di papan pengembangan
dengan bidang usaha perdagangan ritel.
Perusahaan ini didirikan
dengan nama PT Bima Nuansa Cempaka pada 8 November 1995 dengan induk
usaha terakhir PT Pasifik Atalanta Retailindo.
Sebelumnya,
pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Golden Retailindo Tbk
antara lain PT Pasifik Atlanta Retailindo (55,94%), Kenny Wirya
(Direktur Utama) (13,99%), PT Golden Petra Sejahtera (8,09%) dan PT
Sekarbumi Makmur (7,86%).
Pada 25 Juni 2010, GOLD memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham GOLD (initial public offering/IPO)
kepada masyarakat sebanyak 286 juta lembar saham dengan nilai nominal
Rp100 per saham saham dengan harga penawaran Rp350 per saham.
Saham-saham tersebut dicatatkan di BEI pada 7 Juli 2010.
Pada catatan BEI, Golden Retailindo memiliki laman resmi di www.goldentruly.com. Namun, saat ditelusuri, website tersebut sudah tak lagi digunakan dan tengah ditawarkan untuk dijual.
Pada
akhir pekan, Jumat (19/2/2016), saham GOLD ditutup meroket 24,91%
sebesar 71 poin ke level Rp356 per lembar. Kapitalisasi pasar GOLD
mencapai Rp101,81 miliar.
BISNIS.COM

Posting Komentar